Apa itu advertorial? Di era digital seperti ini, marketing menjadi salah satu faktor agar bisnis bisa berhasil. Berbagai strategi pemasaran terus berkembang untuk menarik perhatian dan membangun kepercayaan dengan audiens yang lebih luas.
Salah satu strategi populer dalam marketing adalah advertorial, yang menggabungkan elemen-elemen dari iklan dan editorial. Advertorial menawarkan peluang unik untuk bisnis dalam memasarkan produk atau jasa mereka dengan konteks yang lebih naratif dan informatif, berbeda dengan iklan tradisional yang cenderung langsung pada poin utamanya.
Melalui artikel ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai apa itu advertorial dalam pemasaran, serta bagaimana cara efektif menggunakannya untuk mencapai tujuan bisnis Anda.
Apa Itu Advertorial?

Nah, sekarang kita jawab apa itu advertorial? Secara definisi, Advertorial ini merupakan gabungan dari advertising (iklan) dan editorial, dengan komposisi sekitar 70% konten berkualitas dan 30% unsur promosi. Dalam media online, advertorial lebih mudah diterima oleh audiens dibandingkan dengan iklan tradisional yang di-display karena, selain menyuguhkan informasi bermanfaat, iklannya juga relevan dengan konten yang disajikan.
Adapun definisi advertorial menurut sumber lain, menjelaskan bahwa advertorial berasal dari kata “advertisement” (iklan) dan “editorial” (gagasan atau pendapat dari redaksi), dan umumnya dimuat pada majalah, koran, atau website dengan penyajian yang dilakukan dalam gaya editorial. Jadi, intinya advertorial adalah iklan yang bisa mengembangkan bisnis Anda.
Manfaat Advertorial dalam Marketing

Selain memahami apa itu advertorial, perlu Anda ketahui bahwa adanya advertorial dalam marketing memiliki manfaat yang sangat besar. Karena dari strategi inilah Anda bisa menambah potensi untuk mendapatkan kepercayaan audience dan meningkatkan awareness brand. Untuk memahami lebih lanjut, berikut penjelasan tentang manfaat advertorial dalam marketing
1. Mendapatkan Kepercayaan Audience
Advertorial menjadi alat untuk menyampaikan informasi kepada audience. Dengan menggunakan bahasa editorial yang lebih santai dan informatif, advertorial membantu pembaca untuk lebih mudah memahami manfaat dari produk atau jasa yang ditawarkan, tanpa merasa bahwa mereka sedang membaca iklan.
Berbeda dengan iklan tradisional yang mungkin menggunakan bahasa marketing yang agresif, advertorial cenderung menghindari penggunaan kalimat ajakan persuasif ekstrim seperti “segera dapatkan” atau “beli sekarang”. Penyampaiannya yang lebih halus ini bisa membantu menarik perhatian dan meningkatkan rasa penasaran dari pembaca, sehingga mereka bisa memahami produk atau jasa yang ditawarkan.
2. Meningkatkan Awareness Brand
Advertorial menawarkan konten yang berkualitas dengan sekitar 70% informasi dan 30% unsur promosi. Konten berkualitas ini dapat meningkatkan kesadaran brand karena menyajikan informasi yang relevan dan bermanfaat bagi audience, sambil tetap mempromosikan brand dengan cara yang lebih halus.
Lalu, Advertorial dianggap sebagai strategi marketing yang dapat membawa dampak positif pada brand. Dengan menyajikan informasi dalam format editorial, advertorial dapat membantu membangun hubungan yang lebih baik dengan audience dan meningkatkan brand awareness.
Cara-cara Efektif Menggunakan Advertorial

Untuk menggunakan advertorial, Anda bisa mengikuti beberapa cara efektif berikut ini:
- Fokus pada nilai yang ingin disampaikan melalui advertorial. Pastikan telah melakukan riset agar bisa menyampaikan informasi kepada pembaca lebih akurat dan relevan dengan apa yang mereka cari.
- Gunakan format artikel ringan dan bahasa editorial dalam penyampaian konten. Hal ini membuat advertorial terasa lebih seperti konten editorial daripada iklan, sehingga dapat lebih mudah diterima oleh audiens.
- Pastikan gunakan visual yang menarik sehingga dapat membantu menarik perhatian pembaca. Namun pastikan juga bahwa visual tersebut dapat menjelaskan informasi yang disampaikan dalam teks.
Sekarang Anda sudah tahu kan apa itu advertorial dalam marketing? Intinya, advertorial adalah sebuah strategi di mana mempromosikan suatu produk/jasa tappi dengan cara yang halus dan tidak terlalu terlihat ‘ngiklan.’ Apakah Anda mau coba strategi ini? Yuk, berikan tanggapan di kolom komentar!



