Content Marketing: Strategi Marketing Konten yang Efektif

·

content marketing adalah

Content marketing adalah suatu bagian yang tidak bisa dipisahkan dari strategi pemasaran. Dimana hampir 90% pemasar atau perusahaan menggunakan content marketing. Adapun tujuan utama perusahaan menggunakan content marketing adalah untuk dijadikan sarana promosi. 

Informasi menarik yang dimuat dalam suatu konten, maka diharapkan bisa menarik minat audiens untuk membeli produk yang ditawarkan. Penerapan content marketing ini juga bisa menjangkau banyak pelanggan, investasi jangka panjang, meningkatkan traffic, membangun brand awareness dan sebagainya. 

Apa Itu Content Marketing?

Apa Itu Content Marketing

Berdasarkan informasi dari halaman mailchimp yang berjudul “What is Content Marketing?”, content marketing adalah strategi pemasaran yang digunakan untuk menarik, melibatkan dan mempertahankan audiens dengan membuat dan juga berbagi artikel, podcast, video dan media lain yang relevan. 

Content marketing ini bisa membangun keahlian, meningkatkan brand awareness dan menjadikan bisnis yang Anda miliki selalu diingat ketika tiba waktunya untuk membeli apa yang Anda jual. 

Pengertian lainnya yaitu content marketing adalah strategi pemasaran digital marketing, dimana Anda sebagai pemilik perusahaan merencanakan, membuat dan juga mendistribusikan kepada calon pembeli berisi konten yang bernilai, bermanfaat, menarik dan juga relevan. 

Tujuan utama content marketing yaitu agar menarik minat audiens dan mengambil Tindakan yang menghasilkan keuntungan bagi bisnis yang dijalankan. Kunci utama content marketing ini adalah menyajikan konten yang memiliki nilai kepada audiens atau calon konsumen. 

Strategi Content Marketing yang Efektif

Strategi Content Marketing yang Efektif

Inilah strategi content marketing yang efektif dan perlu Anda pahami:

1.Tentukan Tujuan Konten

Strategi content marketing dimulai dengan menentukan tujuan apa yang ingin dicapai melalui konten. Apakah tujuannya untuk meningkatkan penjualan, memperluas jangkauan audiens, meningkatkan brand awareness atau tujuan lainnya? Dengan memiliki tujuan konten yang jelas maka Anda bisa mengarahkan strategi konten ke arah yang tepat. 

2. Pahami Audiens

Supaya strategi content marketing bisa efektif, Anda juga harus memperhatikan audiens. Pahami siapa audiens Anda dan bagaimana karakteristiknya. Tanpa memahami audiens, strategi content marketing yang dibuat tidak akan berjalan efektif. Maka dari itu, kumpulkan informasi mengenai audiens selengkap mungkin.

Mulai dari jenis kelamin, usia rata-rata, pekerjaan, tingkat pendidikan, jumlah penghasilan hingga persebaran geografisnya. Pelajari juga apa yang sedang audiens sukai atau hal apa saja yang berpotensi bisa menarik perhatiannya.

3. Memetakan Konten

Dengan Anda memetakan konten yang akan dibuat maka pembahasan yang ada di website bisa lebih terarah dengan jelas dan tidak akan melenceng dari bahasan utama. Selain itu, dengan melakukan pemetaan ini maka Anda menjadi lebih mudah dalam melakukan optimasi SEO pada keyword tertentu. 

Hal ini bisa dimulai dari kata kunci utama lalu dicari kata kunci turunan dan juga kata kunci yang masih berhubungan dengan kata kunci pertama. 

4. Membuat Konten

Setelah melakukan pemetaan konten, tiba saatnya untuk membuat konten. Perlu diketahui jika membuat konten itu tidaklah mudah, terlebih jika konten yang dibuat untuk kebutuhan penjualan. Konten yang paling mudah dibuat adalah konten pengenalan suatu produk. Setelah itu dilanjut dengan membuat konten yang berisi branding. 

Dari segi jumlah, konten yang berisi pengenalan produk merupakan konten yang paling banyak. Setelah itu, baru konten branding dan juga konten penjualan. 

5. Memilih Sistem Manajemen Konten

Content Management System (CMS) merupakan aplikasi yang akan memudahkan Anda dalam pengelolaan konten. Ada banyak pilihan aplikasi yang bisa digunakan, namun CMS terbaik yang direkomendasikan adalah WordPress. 

Alasannya karena WordPress memiliki pengguna terbesar di dunia. Selain itu, juga dilengkapi dengan fitur-fitur lengkap dan didukung dengan berbagai plugin yang akan memudahkan Anda dalam mengelola content marketing bisnis yang dimiliki. 

6. Distribusi Konten

Selanjutnya yaitu mendistribusikan konten. Strategi ini bisa dimulai dengan mendistribusikan konten pada akun media sosial yang mempunyai minat sama dengan bisnis Anda. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan email list building ataupun media social. 

Mendistribusikan konten harus dilakukan setiap hari agar konten bisa bersaing dan pendistribusian konten harus menjangkau audiens yang tepat. 

7. Audit Hasil Kerja

Strategi content marketing yang terakhir adalah audit hasil kerja. Anda perlu melakukan audit pada konten yang sudah didistribusikan. Audit ini dilakukan untuk mengetahui apakah konten tersebut memiliki performa yang bagus atau tidak. Jika performanya kurang bagus atau ada masalah bisa segera dicarikan solusi.

Supaya proses audit bisa dilakukan dengan mudah, Anda bisa menginstal Google Analytics. Google Analytics bisa digunakan untuk mengukur kinerja situs web dan juga konten yang Anda miliki. 

Nah itulah informasi tentang pengertian content marketing dan strategi content marketing yang efektif. Diharapkan informasi diatas bisa membuat Anda lebih memahami content marketing dan menerapkan strateginya dengan tepat. 

Daftar Isi

Loading…